|
Foto

Menu
Web Hanura

| Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim |
|
|
|
Jakarta, Media Center – Partai Hanura kini semakin berkembang sehingga tamu yang datang ke kantor DPP Partai Hanura semakin banyak. Pada tahun lalu, acara buka bersama dan santunan anak yatim dilaksanakan di halaman belakang kantor DPP Hanura yang sempit. Pada tahun ini semua ruangan gedung dan halaman kantor, termasuk halaman depan dan samping di pasang tenda, digunakan untuk acara buka bersama pengurus partai, simpatisan dan anak yatim piatu. Seluruh area dan ruangan dipadati tamu undangan acara buka bersama yang diselenggarakan pada Selasa (9/9). Banyak tokoh yang hadir pada acara tersebut. Selain Ketua Umum Hanura, H. Wiranto, SH dan pengurus teras Partai Hanura yang lain, juga terlihat Dr. Wafiudin, MBA sebagai penceramah, Ibu Hj. Tuty Alawiyah, Muchsin Alatas dan lain-lain. Acara dimulai dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an dan sari tilawahnya, dilanjutkan pemberian santuan kepada anak yatim, kemudian sambutan Ketua Umum Partai Hanura, ceramah agama dan buka bersama. Wiranto dalam sambutannya mengingatkan perlunya semua pihak untuk memperjuangkan kebenaran. Wiranto mengutip kata mutiara karya John Huss: “Carilah kebenaran …….. Dengarkan kebenaran ….. Ajarkan kebenaran ….. Cintai kebenaran …. Patuhi kebenaran …. Dan belalah kebenaran sampai mati.” Menurut Wiranto, Partai Hanura dibangun ketika bangsa Indonesia sulit mencari kebenaran. “Kita melakukan semangat tabayun untuk mencari kebenaran. Dan yang dicari Partai Hanura adalah kebenaran,” kata Wiranto. Sebenarnya ada kebenaran di dalam hati nurani setiap manusia. Menurut Wiranto, bila hati nurani tertutup nafsu dzulmani maka kebenaran itu sulit ditemukan. Di bulan Ramadhan merupakan saat yang tepat untuk mencari kebenaran yang sejati. Wiranto mengingatkan bahwa pencarian kebenaran bukan hanya sesaat tapi dalam kehidupan harus selalu mempertimbangkan kebenaran. “Mari kita tundukkan hawa nafsu tidak hanya di bulan Ramadhan tetapi juga di kehidupan setelah Ramadhan,” kata Wiranto. Sementara itu, Dr. Wafiudin, MBA dalam ceramahnya mengingatkan perlunya mengaitkan agama dan kepemimpinan dalam membangun bangsa. Menurut Wafiudin, seorang pemimpin dalam membangun bangsa harus dikendalikan oleh akal sehat, sedangkan akal sehat harus diberi landasan moral yang kuat. Wafiudin juga mengingatkan agar selalu bertanya kepada hati nurani dalam menghadapi persoalan yang rumit. Rasulullah SAW ketika ditanya cara mengatasi persoalan yang detail dan rumit, beliau bersabda: “Mintalah fatwa kepada hati nurani.” Hati nurani akan selalu menunjukkan kebenaran. Menurut Wafiudin, suatu kebenaran adalah sesuatu yang menenteramkan hati nurani, sedangkan suatu yang keliru adalah yang menimbulkan kegelisahan dalam hati nurani.* (AJ, AS) |
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
Pemilu 2009
Caleg Hanura
| Daftar Calon Tetap |
| Caleg Banten |
| Caleg Jambi Afrizal Said |
| Caleg Jateng Ratna Ariani |
| Caleg Jatim Djamal Aziz |
| Caleg Jatim Yongkie Rudi |
| Caleg Kepri Ben Siburian |
| Caleg NTT Saleh Husin |
| Caleg Yogyakarta |
SMS 08176-426872 (08176-HANURA)
Pengunjung







![]() | Hari ini | 58 |
![]() | Kemarin | 842 |
![]() | Minggu ini | 2614 |
![]() | Bulan ini | 4733 |
![]() | Semua | 176873 |














