Beranda

Pemuda Hanura Sumsel Sikapi Pemilukada

Menyikapi di gelarnya Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) yang serentak di 5 kabupaten / kota se Sumsel yaitu, Ogan Ilir (OI), OKU, OKUT, OKU Selatan dan Musi Rawas pada tahun ini, Organisasi Pemuda Hanura Sumsel berusaha  memberikan pencerahan kepada seluruh kader dan simpatisannya untuk ikut mendukung serta menyukseskan momen bersejarah tersebut.

Hanura Samarinda Resmi Dukung Rita

Langkah Rita Widyasari untuk maju sebagai Calon Bupati (Cabub) dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Kutai Kartanegara (Kukar) semakin mantap. Setelah DPD II Partai Golkar Kukar yang dia pimpin sudah secara resmi mengusungnya, kini DPC Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kukar pun secara resmi mengarahkan dukungannya untuk Ketua DPRD Kukar tersebut.

Penjaringan Bupati Way Kanan Lampung Hanura: Bak CPNSD, Calon Bupati Membeludak

Bak penerimaan calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD), peminat untuk menjadi bupati dan wakil bupati Way Kanan membeludak. Hari pertama pembukaan penjaringan di Partai Hanura, Kamis (12-11), saja, tujuh calon langsung mengambil formulir pencalonan bupati dan atau wakil bupati Way Kanan. Lonceng penjaringan calon bupati dan wakil bupati di Partai Hanura dibuka Ketua DPC Partai Hanura Way Kanan Yozi Rizal. "Kita buka secara umum pendaftaran calon bupati dan wakilnya yang akan kita usung pada Pilkada 2010," kata Yozi di kantor DPC Partai Hanura Way Kanan.

Hanura Sumut Gelar Rapat Konsolidasi Jalin Persatuan

Partai Sumut Hanura gelar rapat konsolidasi untuk menjalin persatuan, kesatuan, dan meningkatkan kompetensi serta profesionalisme kader partai Hanura seSumut. Ketua DPD Hanura Sumut, Ir Nurdin Tampubolon, di Medan, kemarin, menyatakan, gelar rapat tersebut guna untuk menyatukan dan serta menyamakan persepsi sehingga nantinya dapat berkualitas dan mewarnai percaturan politik di Sumut khususnya dalam menghadapi Pilkada 2010 nantinya.

Hanura Jambi Perjuangkan Nasib Guru

Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota Jambi bertekad memperjuangkan nasib para guru, terutama dalam mendapatkan sertifikasi. Perjuangan dilakukan melalui Fraksi Hanura di DPRD Kota Jambi.

Milad Hanura Ke-3



Ulang Tahun Hanura

 
SUKSESKAN MUSYAWARAH NASIONAL (MUNAS) I PARTAI HANURA
5-7 FEBRUARI 2010, Hotel Shangri-La Surabaya

"SDSB (Sukses Damai Sesuai Rencana dan Bermartabat)"
Hanura Minta Sri Mulyani dan Boediono Dinonaktifkan PDF Cetak
Senin, 21 Desember 2009
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Selasa (15/12) secara resmi meminta penonaktifan sementara terhadap Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Wakil Presiden Boediono yang saat itu menjabat Gubernur Bank Indonesia sebelum diminta keterangan oleh panitia khusus (pansus) hak angkat Bank Century.

"Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Gubernur Bank Indonesia saat itu Dr. Boediono menduduki jabatan yang paling berperan dan terlibat langsung atas pencairan dan bailout Bank Century. Untuk itu kami mendesak agar kedua pejaat tersebut dinonaktifkan sementara dari jabatan yang diemban saat ini," kata Kedua DPP Hanura Fuad Bawazier di Kantor DPP Hanura, Jln. Diponegoro, Jakarta, Selasa (15/12).

Menurut Fuad, alasan perlunya penonaktifan Sri MUlyani dan Boediono itu dimaksudkan agar tidak terjadi penyalahgunaan kekuasaan yang dapat menghambat secara sistematis penyelidikan kasus Bank Century. Penonaktifan itu pun merupakan wujud kesungguhan pemerintah dalam melakukan pemberantasan korupsi serta agar pemerintah tidak terbebani dalam menjalankan programnya itu.

"Dengan nonaktifnya Menkeu adan Wapres dari jabatannya,maka rasa keadilan masyarakat dapat ditegakkan tanpa pandang bulu. Sebagaimana dalam kasus KPK, Bibit dan Chandra yang masih belum terbukti bersalah namun sudah dapat perlakuan sampai tingkat terbitnya perppu," kata Fuad didampingi Sekjen Hanura Yus Usman Sumanegara dan anggota pansus angket Century dari Hanura, Faishal Akbar.

Fuad pun mengatakan penonaktifan pejabat negara yang akan diproses oleh pansus hak angket juga akan memberikan pelajaran empirik bahwa setiap pejabat negara berhati-hati dan tidak melakukan kerugian negara dalam pengelolaan uang rakyat.

Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir tidak secara tegas akanmeminta penonaktifan Sri Mulyani maupun Boediono. Alasannya, posisi Soetrisno sebagai Ketum PAN saat ini dalam masa akhir jabatannya dan menjelang kongres PAN, Januari 2010.

"Saya hanya mengatakan waktu itu anggota DPR dari PAN agar betul-betul menyalurkan kehendak rakyat, yaitu adanya angket. Angket sudah terbentuk, dan kalau saya bicara pun belum tentu diikuti karena sudah dekat menjelang kongres PAN," kata Soetrisno seusai meresmikian dua belas Koperasi Sejahtera Anggotaku (KSA) di Jakarta.

Soetrisno hanya mengatakan bahwa pansus angket harus mengusut tuntas dan mencari kebenaran tentang pengucuran dana talangan sebesar Rp 6,7 Triliun kepada Bank Century. "Justru yangharus diuatamakan adalah perseteruan antara Sri Mulyani dan Ical harus segera dihentikan, karena tidak sehat dan akan mereduksi masalh bangsa dan masyarakat karena masalah dua orang tersebut," kata Soetrisno.
~ pikiran-rakyat.com
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini41
mod_vvisit_counterKemarin122
mod_vvisit_counterMinggu ini41
mod_vvisit_counterBulan ini830
mod_vvisit_counterSemua485015
 

SMS 08176-426872 (08176-HANURA)

Terjadi Di Depan Mata Buktikan Kalau Kalian Berpihak Pada Rakyat Pro Rakyat(08282594XXX)
 
Tunjukan Dengan Beroposisi Juga Bisa Berbakti Dan Berbuat Baik Tuk Bangsa Dan Negara (08282594XXX)
 
Biarpun Tidak Bisa Di Pusat Tapi Bisa Di Daerah (08282594XXX)
 
Banyak Yang Bisa Dilakukan Mari Berlomba Tunjukan Darma Baktimu Biarpun Sebagai Oposisi Tetap Benar BenarBekerjaTukRakyatHartaBisaDiCari HargaDiriLebihutama (08282594XXX)
 
Website Hanura tolong di update dong, masak tampilannya tidak ada perubahan.(081586691XXX)
 
Selamat bekerja dan sukses untuk para anggota DPR dr Partai Hanura. Mudah"an Partai Hanura partai yg betul" memprjuang kan aspirasi rakyat. Dan harus menjadi kontrol pemerintah.(081387327XXX)