|
Hanura Sayangkan Penayangan Video Antasari |
|
|
|
Jumat, 13 November 2009 |
|
Tindakan Polri yang membuka rekaman video pemeriksaan Antasari Azhar dan Williardi Wizar di luar persidangan disayangkan sejumlah pihak. Juru Bicara Partai Hanura, Suhandoyo, menilai tindakan Polri itu hanya ditujukan untuk mempengaruhi opini publik saja. "Upaya menyanggah Polri itu justru tidak effektif dan cenderung dinilai ingin membangun opini publik," kata Suhandoyo dalam pesan singkatnya, Kamis 12 Vovember 2009. "Apalagi selesai siaran pers wartawan dilarang bertanya."
Menurut dia, seharusnya rekaman itu diputar di dalam persidangan. Penayangan di luar persidangan yang terkesan satu arah ini akan membentuk opini publik yang tidak seimbang dan akan melahirkan kelompok pendukung Polri di satu pihak dan kelompok yang mendukung Antasari. "Ini preseden buruk bagi terciptanya rasa aman dan kondusif," jelasnya.
Sebagaimana diketahui, kemarin Polri memutar rekaman video terkait penyidikan Williardi Wizar. Selain itu, Polri juga memutar rekaman video Antasari yang mengambil barang-barangnya di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi dan saat Antasari di sidik.
Pemutaran video ke publik ini dilakukan setelah dalam persidangan kedua terdakwa pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran itu mengaku mendapatkan tekanan oleh penyidik. -vivanews.com |