|
Jangan Sombong |
|
|
|
Oleh: Ir. Ahmad Jauhari, MSi Orang sombong biasanya memiliki kesenangan untuk meremehkan orang lain. Orang sombong memandang semua orang di dunia ini bagaikan makhluk kecil yang tidak berarti. Orang sombong menganggap dirinya paling hebat. Sifat sombong seperti itu sangat dibenci oleh Allah Swt dan orang sombong akan dijauhi oleh banyak orang. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Bertobat dan Beruntung |
|
|
|
Oleh: Ir. Ahmad Jauhari, MSi Seseorang yang telah berbuat salah melanggar aturan agama maka wajib baginya untuk bertobat kepada Allah SWT. Para ulama berpendapat bahwa tobat itu hukumnya wajib. Jika perbuatan dosanya tidak bersangkutan dengan manusia maka syarat tobat yang harus dilakukan ada tiga. Pertama, harus meninggalkan maksiat yang telah dilakukannya. Kedua, menyesali perbuatannya. Ketiga, bertekad untuk tidak melakukannya kembali perbuatan maksiat tersebut selama-lamanya. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Balasan Sedekah |
|
|
|
Oleh: Ir. Ahmad Jauhari, MSi Sedekah sebenarnya berasal dari kata shadaqah, yaitu pemberian sesuatu dari seseorang kepada orang lain dengan didasari pengharapan keridhaan Allah SWT. Sedekah merupakan perintah Allah SWT kepada semua hamba-Nya. Banyak ayat Al-Qur’an yang membahas tentang pentingnya bersedekah dan balasan pahala bagi yang melakukannya. “Dan bersedekahlah kepada kami, sesungguhnya Allah SWT memberi balasan kepada orang-orang yang bersedekah.” (Al-Qu’an, Surat Yusuf: 8). |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Kerja Keras |
|
|
|
Oleh: Ir. Ahmad Jauhari, MSi Islam mengajarkan kepada umatnya agar bersemangat dalam berusaha dan selalu bekerja keras untuk meraih yang diharapkannya. Islam tidak menyukai umatnya yang hanya bermalas-malasan dan selalu berkhayal mengharapkan hujan emas dari langit. Islam melarang umatnya berjudi, membeli nomor “buntut” dengan harga sedikit kemudian bermalas-malasan dan berkhayal mengharapkan hadiah besar. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Menghargai Waktu dan Etos Kerja |
|
|
|
Oleh: Ir. Ahmad Jauhari, MSi Umat Islam dianjurkan untuk berdisiplin menghargai waktu dengan sebaik-baiknya serta memiliki semangat dan etos kerja yang tinggi dalam hidupnya. Dalam Al-Qur’an Surat Al-Ashr: 1–3 ditegaskan sebagai berikut:“Demi waktu. Sesungguhnya manusia itu dalam keadaan merugi. Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal shalih, serta saling nasehat menasehati dalam masalah kebenaran dan saling nasehat menasehati dengan penuh kesabaran”. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Silaturahmi Menebar Cinta Kasih |
|
|
|
Oleh: Ahmad Jauhari
Alamat email ini dilindungi dari bahaya spam. Anda perlu This email address is being protected from spam bots, you need Javascript enabled to view it
Salah satu ajaran Islam yang sarat dengan nilai universal adalah ajaran tentang sulaturahmi. Pada dasarnya keberadaan manusia di muka bumi ini adalah selalu membutuhkan orang lain. Tidak ada satu orang pun di muka bumi ini yang dapat hidup sendirian tanpa bantuan orang lain. Keberadaan manusia sebagai bagian dari unsur lingkungan hidup sangat dipengaruhi atau juga mempengaruhi unsur lingkungan hidup yang lain. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Muhammad Yunus dan Pemberdayaan Orang Miskin |
|
|
|
Oleh: Ahmad Jauhari
Alamat email ini dilindungi dari bahaya spam. Anda perlu This email address is being protected from spam bots, you need Javascript enabled to view it
Muhammad Yunus, peraih Nobel Perdamaian 2006, selama beberapa hari pada akhir Juli hingga awal Agustus 2008 menghiasi banyak media cetak Indonesia. Kehadiran pendiri Grameen Bank untuk orang miskin Bangladesh di Indonesia ini memang memang banyak memberikan inspirasi, terutama terkait dengan pemberian kredit mikro guna memberdayakan masyarakat miskin. Pendapat Muhammad Yunus yang menarik adalah bahwa kemiskinan terkait dengan berbagai permasalahan kehidupan lainnya. Dalam pidato penerimaan Hadiah Nobel Perdamaian di Oslo, 10 Desember 2006, Muhammad Yunus mengemukakan bahwa perdamaian harus dipahami secara manusiawi – dalam lingkup sosial, politik, dan ekonomi secara luas. Perdamaian terancam oleh tatanan ekonomi, sosial, dan politik yang tidak adil, oleh absennya demokrasi, rusaknya kualitas lingkungan hidup, dan oleh absennya hak asasi manusia. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Buruh dan Nelayan Pascakenaikan Harga BBM |
|
|
|
Pasca-May Day, 1 Mei lalu, ribuan buruh di berbagai wilayah kembali melakukan demo menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Tak cuma di Indonesia, buruh di negara-negara industri maju, seperti Eropa dan Amerika, juga menolak naiknya harga BBM. Akibat kenaikan harga BBM, salah satu perusahan penerbangan terbesar di Amerika, US Airways, berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 1.700 karyawannya. Tak ada kata lain yang lebih tepat untuk melukiskan kondisi hidup buruh di tahun 2008 ini, kecuali suram.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|