| Balasan Sedekah |
| Senin, 13 Oktober 2008 | |
|
Oleh: Ir. Ahmad Jauhari, MSi Sedekah sebenarnya berasal dari kata shadaqah, yaitu pemberian sesuatu dari seseorang kepada orang lain dengan didasari pengharapan keridhaan Allah SWT. Sedekah merupakan perintah Allah SWT kepada semua hamba-Nya. Banyak ayat Al-Qur’an yang membahas tentang pentingnya bersedekah dan balasan pahala bagi yang melakukannya. “Dan bersedekahlah kepada kami, sesungguhnya Allah SWT memberi balasan kepada orang-orang yang bersedekah.” (Al-Qu’an, Surat Yusuf: 8).
Bagi orang yang bersedekah karena mencari keridhaan Allah SWT maka orang tersebut dijanjikan balasan yang disempurnakan serta tidak akan dianiaya. “Dan kamu tidak menafkan melainkan karena mencari keridhaan Allah SWT dan sesuatu yang kamu belanjakan kelak akan disempurnakan balasannya sedang kamu sedikit pun tidak akan dianiaya.” (Al-Qur’an, Surat Al-Baqarah: 272). Rasulullah SAW mengajarkan kepada umatnya agar selalu bersedekah dalam keadaan dan kondisi apa pun, baik dalam keadaan sehat atau sakit atau dalam keadaan miskin atau kaya. Selain itu, juga dianjurkan agar bersedekah tidak ditunda-tunda sebab jika seseorang sudah sekarat menjelang kematian maka harta miliknya sudah menjadi hak ahli waris. Sedekah yang diberikan sebaiknya berupa harta benda yang sangat dicintainya dan dianjurkan untuk diberikan kepada para kerabat, anak yatim, orang miskin, musafir dan orang yang meminta-minta. “Dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak yatim, orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta.” (Al-Qur’an, Surat Al-Baqarah: 177). Sedekah mempunyai banyak keutamaan, sedekah tidak akan mengurangi harta benda orang yang bersedekah, sedekah dapat memadamkan kemurkaan Allah SWT, sedekah dapat menyambung hubungan kerabat, dan sedekah akan dapat memanjang umur. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa barangsiapa di antara orang Islam yang memberikan pakaian kepada orang Islam yang lain dengan sebuah pakaian dalam keadaan telanjang, maka Allah SWT memberinya pakaian dari sutera-sutera hijau dari surga. Kemudian disebutkan bahwa barangsiapa di antara orang Islam memberi makan orang Islam yang lain dalam keadaan lapar, maka Allah SWT akan memberinya makanan dari buah-buahan surga. Dan barangsiapa di antara orang Islam yang memberi minum orang Islam lain dalam keadaan haus, maka Allah SWT akan memberinya minuman sangat nikmat yang tertutup rapat. Balasan bagi orang yang bersedekah dan memberi kemudadahan kepada orang lain adalah janji kemudahan yang akan diberikan oleh Allah SWT. Barangsiapa yang memberikan kemudahan atas orang miskin (memberi kesempatan waktu untuk menangguhkan pembayaran hutang), maka Allah SWT akan memudahkan baginya di dunia dan di akherat.* |