Akbar, dari Demokrat ke Hanura
Kamis, 07 Mei 2009
Jika ada politisi yang pindah dari partai lain ke Demokrat itu biasa. Sebab Demokrat merupakan partai penguasa. Yang tidak lazim jika ada kader Demokrat yang hijrah ke partai lain. Apatah lagi partai itu merupakan partai baru, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Tetapi itulah yang dilakukan Akbar Faizal. Wakil Sekjen DPP Hanura itu memilih meninggalkan Demokrat dan bergabung ke partai yang dibidani Wiranto tersebut. Akbar harus menanggalkan jabatannya Ketua Pemuda Partai Demokrat dan memulai karier baru di Hanura.

"Ini memang pilihan politik. Karena bagi saya Hanura cukup prospektif, maka saya memutuskan untuk keluar dari Demokrat," kata Akbar Faizal.

Keputusan itu ternyata tidak sia-sia. Dengan mengendarai Hanura, Akbar yang bertarung di dapil Sulsel II bisa menembus Senayan. Di daerah pemilihan yang meliputi Bulukumba, Sinjai, Bone, Soppeng, Wajo, Parepare, Barru, Pangkep, dan Maros itu, Akbar mengumpulkan 26.462 suara. Total suara Hanura di dapil ini mencapai 65.649.

Akbar meraih kursi ke tujuh dari sembilan kouta di dapil ini. Selain di Sulsel II, Hanura juga merebut satu kursi di dapil III. Di daerah pemilihan yang meliputi Sidrap, Pinrang, Enrekang, Tator, Luwu, Palopo, Luwu Utara, dan Luwu Timur itu, kader Hanura, Mukhtar Amma yang lolos ke Senayan. -fajar.co.id