Berita
7
Apr
2013

Wiranto Lantik Sapma Hanura di Patung Proklamator

JAKARTA—Di depan patung proklamator RI, Ir Soekarno dan Mohammad Hatta, Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Wiranto melantik seribu orang lebih anggota Satuan Pelajar Mahasiswa (Sapma) Hanura, Sabtu (6/4) lalu. Tempat pelantikan itu dimaksudkan agar para pemuda, pelajar dan mahasiswa itu mampu meneladani kepeloporan keduanya yang berjuang melalui politik sejak muda.

Dalam pidato pelantikannya Wiranto mengatakan, dirinya yakin Sapta Hanura akan menjadi pendobrak pembaharuan di Indonesia. Setelah era depolitisasi pelajar dan mahasiswa yang telah berlangsung lama, kedua unsur warga negara itu memang seolah dianggap tabu untuk ikut berpolitik. Namun menurut Wiranto, sejatinya pelajar dan mahasiswa adalah pelopor pembaharuan Indonesia.

“Pendapat bahwa pelajar dan mahasiswa tidak boleh berpolitik sesungguhnya salah. Dengan pendapat itu berarti pelajar dan mahasiswa membiarkan nasibnya dan hanya diposisikan untuk menitipkan masa depannya kepada para orang tua, khususnya para elit politik saja,” kata Wiranto di depan seribuan pemuda, pelajar dan mahasiswa yang menjadi anggota organisasi sayap Partai Hanura itu. “Padahal, kalian sejatinya harus turut menentukan masa depan kalian sendiri melalui jalur perjuangan politik yang konstitusional,” tegas Wiranto.

Menurut Wiranto deklarasi tersebut merupakan peristiwa yang sangat penting tak hanya bagi Hanura, melainkan bagi seluruh pelajar, pemuda dan mahasiswa Indonesia. Pasalnya, menurut dia, dengan hadirnya Sapma Hanura maka pelajar dan mahasiswa memiliki sebuah wadah untuk memperjuangkan aspirasi politik yang selama ini telah dikebiri pandangan tabu. Padahal tak bisa dinafikan bahwa momentum 1928, 1945, bahkan sebelumnya melalui Boedi Oetomo, para pemuda pelajar telah menunjukkan arti penting kedudukannya dalam perjuangan nasional.

“Dalam sejarah perjalanan Indonesia, pergerakan mahasiswa sangat berperan dalam kemerdekaan republik ini, seperti Budi Utomo, peristiwa Sumpah Pemuda, dan Proklamasi Kemerdekaan pun tidak luput dari peran pemuda. Perubahan dari Orla ke Orba di tahun 1966 juga menegaskan peran penting pelajar dan mahasiswa, lebih-lebih lagi pada tahun 1998 ketika terjadi perubahan pemerintahan dari Orba ke masa reformasi,” ujar Wiranto

Sapma Hanura merupakan Organisasi Sayap (Orsap) Partai Hanura yang pengurusnya DPP-nya berjumlah 90 orang. Mereka berasal dari 25 Kampus se-Jabodetabek, yang akan segera menyebar ke seluruh pelosok di Indonesia. Wiranto menegaskan, tidak layak pelajar dan mahasiswa menitipkan masa depannya kepada para orangtua, oleh karenanya pelajar dan mahasiswa harus ikut serta menentukan masa depannya melalui perjuangannya di masa kini.

“Untuk itulah partai hanura memberikan ruang seluasnya bagi pelajar dan mahasiwa untuk berkiprah,” kata Wiranto. Hanura juga menjadikan Sapma sebagai garda depan pembaruan bangsa yg sedang diperjuangkan Hanura untuk membawa Indonesia ke arah yang lebih baik lagi. Wiranto juga berharap Sapma Hanura bisa menjadi Embrio bagi pergerakan pembaruan yang berbasiskan hati nurani, khususnya bagi pelajar dan mahasiswa di Indonesia.

Ia berharap, para pemuda, pelajar dan mahasiswa itu Sapma Hanura diharapkan akan dapat berjuang bersama Hanura guna mewujudkan Indonesia bersih berbasis hati nurani. Wiranto yakin, melalui Sapma Hanura ini mahasiswa dan pelajar tidak hanya sekedar mengetahui teori, tapi juga praktik. “Dengan organisasi ini kita juga ingin membentuk kader pelajar mahasiswa yang bukan hanya cerdas, namun memiliki hati nurani yang akan selalu menjadi kompas kebenarannya,” ujar Wiranto.

Pada kesempatan itu Ketua Umum Hanura juga meresmikan penggunaan tiga mobil operasional Sapma Hanura yang merupakan bantuan dari Ketua Umum Pemuda Hanura, Wishnu Dewanto serta upaya swadaya Sapma Hanura sendiri.

Sementara itu, Ketua Umum Sapma Hanura, Muhammad Pradana Indraputra, mengungkapkan kesiapannya untuk berjuang bersama Hanura memajukan Indonesia. “Sapma Hanura lahir untuk membuktikan bahwa mahasiswa harus dan bisa berkiprah dalam politik yang memajukan bangsa,” ujar mahasiswa Universitas Indonesia ini. Dia juag bertekad untuk menunjukkan bahwa berpolitik di Partai Hanura bukanlah cara-cara berpolitik kotor dan machiavelian, yang menghalalkan segala cara. “Ini berpolitik yang berhati nurani dan berorientasi pada rakyat,” kata Pradana. Ketua Umum Pemuda Hanura dan Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPP Partai Hanura, Wishnu Dewanto yang turut membidani lahirnya Sapma Hanura juga menegaskan dukungannya pada kiprah Sapma Hanura. “Sapma Hanura akan menjadi wadah pembelajaran para pelajar dan mahasiswa untuk berpolitik yang santun,bersih, menyejahterakan rakyat dan berbasiskan hati nurani melalui karya nyata,” kata dia.***

Tag: politik & hukum, wiranto, sapma

Copyright © 2012 Partai Hanura - All Rights Reserved