Berita
17
Jul
2013

Deklarasi Capres-Cawapres Hanura Kerek Elektabilitas Wiranto

Jakarta — Pilihan Partai Hanura untuk segera mendeklarasikan pasangan calon presiden dan calon wapres mereka terbukti benar. Deklarasi itu telah meningkatkan tingkat elektabilitas Wiranto sebagai calon presiden untuk pemilu 2014. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Indonesia Research Centre (IRC) terhadap pemilik telepon di 11 kota besar di Indonesia (Bandung, DKI Jakarta, Lampung, Makassar, Denpasar, Medan, Palembang, Samarinda, Semarang, Surabaya dan Tangerang), terbukti bahwa tingkat elektabilitas Wiranto meningkat pasca deklarasi tersebut.

Menurut hasil survei yang dilakukan 8 sampai 11 Juli lalu, bila sebelumnya elektabilitas Wiranto berkisar pada angka 3 hingga 4 persen, pada survei yang diselenggarakan IRC itu elektabilitas Wiranto mencapai angka 6,8 persen.

Begitu pula elektabilitas parpol IRC mendapatkan hasil PDIP 18%, Partai Demokrat 7,7%, Golkar 7%, Gerindra 6,6% dan Hanura 6,9l% . Pada survey sebelumnya IRC memberikan hasil elektabilitas pada Hanura sebesar 3,99%. “Kenaikan cukup signifikan itu kami duga kuat merupakan efek dari deklarasi capres-cawapres Wiranto-Hary Tanoesoedibjo pada 2 Juli,” kata peneliti IRC, Natalia Christanto, dalam sebuah rilis yang mereka kirimkan.

Deklarasi itu sendiri merupakan deklarasi capres-cawapres pertama menuju pemilihan presiden tahun 2014. Posisi Hary Tanoesoedibjo yang kiprahnya dalam bisnis dan akhir-akhir ini di bidang politik, diduga menjadi sebab deklarasi itu mendapatkan banyak perhatian media. Sementara hasil-hasil lainnya, Jokowi merupakan pilihan pertama rakyat saat ini untuk menjadi presiden. Gubernur DKI Jakarta itu mencatat elektabilitas 32%, disusul kemudian oleh Prabowo Subianto (8,2%), Wiranto (6,8%), dan Megawati Sukarnoputri (6,1%). Sementara calon Partai Golkar, Aburizal Bakrie, hanya dipilih oleh 3,3 persen masyarakat. Survei itu sendiri mengambil sampel 794 orang responden yang dipilih secara acak dari buku telepon residen terbaru. Dengan jumlah sampel itu, angka margin errornya lebih kurang 3,48 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Responden terdiri dari 45 persen laki-laki dan 55 persen perempuan. Hasil survey IRC itu tidak banyak berbeda dengan hasil survey terbaru yang dirilis Lembaga Survei Nasional (LSN), Selasa (16/7) lalu. Pada survey yang dirilis di Hotel Grand Menteng itu, Direktur Eksekutif LSN, Umar S Bakri menyatakan, peringkat tiga besar elektabilitas capres tak lepas dari partai politik.

Ketiganya adalah Prabowo Subianto (22,7 %), Aburizal Bakri (16,3 %) dan Wiranto (13,2 %). “LSN juga mencatat bahwa rakyat masih merindukan figure capres yang tegas, merakyat dan jujur. Itulah sebabnya Prabowo dan Wiranto berada di posisi tiga besar,” kata Umar.

LSN tidak memasukkan Jokowi karena yang hanya menghitung capres struktural yang secara resmi berasal dari Parpol

Fakta lain yang tergali dari survey LSN, tingkat kepercayaan publik terhadap integritas parpol hanya 42,6 persen. Sementara 53,9 persen mengaku kurang percaya pada parpol, dan sisanya 3,5 persen menjawab tidak tahu.

“Oleh sebab itu partai-partai yang diduga banyak terlibat kasus korupsi dan dipersepsikan kurang peduli terhadap problem rakyat, tidak memperoleh elektabilitas cukup signifikan sebagaimana ditemukan dalam survei LSN kali ini,” ujar Umar.

Karena itu pula, dalam survei yang digelar tanggal 1-10 Mei di 33 provinsi di seluruh Indonesia itu tingkat elektabilitas partai politik tertinggi ditempati oleh Partai Golkar (19,7%), kemudian PDIP (18,3%), Partai Gerindra (13,9%), dan Hanura (6,9%).

Menariknya, responden menilai bahwa Partai Hanura dan Gerindra merupakan partai yang dipersepsikan sebagai partai yang bersih dari korupsi, dengan perolehan sama-sama 11,1 %.

Disusul PPP pada posisi ketiga dengan porolehan 7,5 % dan PDIP 6,4 %. Namun ada yang cukup berbeda antara survey LSN dengan IRC. Lain dengan IRC, menurut Umar, survei LSN dilakukan sebelum deklarasi pencapresan Wiranto dan Hary Tanoe.

“Nanti kita juga akan melakukan survei untuk mengukur seperti apa dampak deklarasi tersebut secara politik,” ujarnya.

http://www.aktual.co/politik/132714deklarasi-capres-cawapres-hanura-kerek-elektabilitas-wiranto

Tag: wiranto

Copyright © 2012 Partai Hanura - All Rights Reserved